5 Framework bikin keputusan penting tanpa perlu Overthinking! Simak
Pernah gak sih kadang kita merasa galau bukan karena suatu keputusan itu sulit, tapi boleh jadi karena kita tidak meluangkan waktu untuk berpikir dengan terstruktur.
Bahkan kita berlarut-larut overthinking, memikirkan hal-hal yang jeleknya saja atau sebaliknya cuma memfokuskan diri pada hal-hal yang bagus dengan mengabaikan resikonya.
Melalui artikel ini aku mau sharing perihal ini, terkhusus bagi kamu yang sedang atau pernah berada di fase ini, sebagai berikut.
1. Analisis S.W.O.T
Seperti yang kita ketahui bersama pada framework ini merupakan singkatan dari Strength (Kekuatan), Weakness (Kelemahan), Opportunities (Peluang), dan Threats (Ancaman).
Melalui framework ini diharapkan kita dapat menemukan titik buta dan membuat keputusan lebih strategis dan menyala.
- Strength
2. Aturan 80/20
Pada framework ini menjelaskan bahwa 80% hasil biasanya berasal dari 20% input. Kita identifikasi input yang berkontribusi pada 80% hasil dan fokuskan usaha dan sumber daya yang dimiliki untuk input tersebut. Jangan lupa untuk evaluasi secara berkala ya sob.
3. Gunakan 5 Ways
Pada framework ini kita fokus pada mencari tau akar masalah dengan menanyakan "Kenapa?" sebanyak 5 (Lima) kali. langkahnya, silahkan buat pernyataan masalah yang kita hadapi, terus tanyakan kenapa, dan lanjutkan tanya kenapa untuk tiap jawaban sampai 5 kali.
4. Pros-Cons
Melalui framework ini kita dapat menilai pro dan kontra pada tiap alternatif keputusan yang tersedia. caranya:
- Silahkan pilih 3 alternatif keputusan
- Buatlah daftar pro-kontra pada tiap keputusan
- Beri nilai kuantitatif untuk masing-masing faktor
- Hitung dan analisis dengan komprehensif
5. Aturan 10/10/10
- Gimana perasaan kamu setelah 10 menit?
- Gimana perasaan kamu setelah 10 bulan?
- Gimana perasaan kamu setelah 10 tahun?
Itulah 5 (lima) framework yang bisa kita gunakan untuk memecahkan masalah ketika dituntut untuk mengambil keputusan, coba deh kamu gunakan cara-cara sederhana ini
Di antara kelima framework ini, mana favoritmu? dan kenapa?
